Singa
Pada umumnya orang merasa takut berhadapan dengan singa. Mereka beranggapan bahwa singa pasti akan menerkam mereka. Ini suatu anggapan yang keliru. Pada kenyataannya singa menyerang hanya pada saat diperlukan. Misalnya saat berburu mangsa, saat berkelahi untuk mempertahankan wilayah, saat merasa terancam, saat merasa lapar, saat merasa frustasi, atau saat bertemu manusia.
Kalaupun singa menyerang anda, tidak perlu panik, karena pada umumnya serangan singa tidak mematikan. Serangannya hanya bersikap melumpuhkan. Singa tidak membunuh mangsanya. Mereka lebih suka memakan mangsanya saat masih hidup.
Mungkin anda tidak mengetahui, tapi ada yang menulis tentang bahasa yang digunakan oleh singa. Sebenarnya singa memiliki suatu bahasa yang bisa dipelajari. Jika anda bisa menguasainya, anda bisa mengatakan padanya untuk tidak menyerang anda. Berikut sedikit panduan mempelajari bahasa singa.
Penulis adalah seorang engineer pada sebuah perusahaan telekomunikasi satelit dan terrestrial.
Kalaupun singa menyerang anda, tidak perlu panik, karena pada umumnya serangan singa tidak mematikan. Serangannya hanya bersikap melumpuhkan. Singa tidak membunuh mangsanya. Mereka lebih suka memakan mangsanya saat masih hidup.
Mungkin anda tidak mengetahui, tapi ada yang menulis tentang bahasa yang digunakan oleh singa. Sebenarnya singa memiliki suatu bahasa yang bisa dipelajari. Jika anda bisa menguasainya, anda bisa mengatakan padanya untuk tidak menyerang anda. Berikut sedikit panduan mempelajari bahasa singa.
- Secara Mayoritas bahasa yang digunakan bukan bahasa lisan, tetapi bahasa tubuh. Misalnya mengoyang-goyangkan ekor, menegakkan surai, berjalan bolak-balik atau memejamkan mata.
- Bahasa lisan yang digunakan oleh singa hanya memiliki SATU BUAH konsonan, yang jika ditulis dengan huruf manusia adalah huruf R. Namun berbeda dengan manusia, frekuensi, amplitudo, dan harmonisa pada konsonan tersebut bisa mengubah arti. Juga panjang pendeknya sangat berpengaruh dalam menentukan makna yang dimaksud olehnya.
Ketika akan memulai suatu bahasa lisan, biasanya singa mengeluarkan suatu konsonan yang sangat dekat dengan suara H. Namun itu bukanlah konsonan sebenarnya, karena tidak memiliki arti, hanya akibat dari perubahan bentuk moncong saja. Juga ketika mengakhiri suatu kata, mereka akan mengeluarkan suatu konsonan yang mirip sekali dengan hurup M. Jadi ada 3 konsonan yang dimiliki singa tetapi hanya ada satu yang memiliki arti. - Singa tidak memiliki vokal, atau vokal pada bahasa singa tidak memiliki arti. Jadi suara singa yang Hruaaam atau Hraeeem sama saja artinya asal frekuensi, amplitudo, harmonisa, dan panjangnya sama.
- Singa mengeluarkan suara bukan untuk berkomunikasi, artinya dia tidak peduli lawan bicaranya mengerti atau tidak. Dia tidak membutuhkan jawaban, jadi tidak ada bentuk kalimat tanya pada bahasa singa. Singa mengeluarkan suara untuk mengekspresikan keinginannya atau kondisi dirinya. Jadi dari satu sisi, singa bisa diibaratkan seperti pelukis abstrak atau penyair kontemporer.
- Untuk kepentingan mempelajari bahasa singa, kita akan memberi lambang untuk konsonan-konsonan tersebut.
- (H) = konsonan pembuka suatu kata. boleh disuarakan, boleh tidak, namun singa yang lebih tua biasanya mengeluarkan suara tersebut. jadi disarankan untuk menyuarakannya, untuk menambah wibawa.
- (m) = konsonan penutup suatu kata, harus disuarakan, namun tidak ada artinya.
- R = konsonan R frekuensi tinggi
- r = konsonan R frekuensi rendah
- (r) = konsonan R frekuensi sedang
- tanda plus dibelakang konsonan R = amplitudo tinggi (suara kencang)
- tanda minus dibelakang konsonan R = amplitudo rendah (suara pelan)
- tanda sama dengan dibelakang konsonan R = amplitudo sedang
- nx = artinya n buah harmonisa
- nT = artinya panjang konsonan tersebut n milisecond
contoh : (H)R=2x200T(r)=3x300T(m)
artinya konsonan pembuka (H), dilanjutkan dengan konsonan R dengan frekuensi tinggi amplitudo sedang dengan dua buah harmonisa selama 200 milisecond dilanjutkan dengan konsonan R frekuensi sedang amplitudo sedang dengan 3 buah harmonisa selama 300 milisecond dan ditutup dengan konsonan (m).
Kiranya hanya sampai di sini tulisan saya kali ini. Mungkin di kesempatan lain akan saya lanjutkan dengan sebuah kamus mini bahasa singa. Dan tips terakhir dari saya, jika anda tidak ingin dikejar oleh singa, jangan lari!Penulis adalah seorang engineer pada sebuah perusahaan telekomunikasi satelit dan terrestrial.
Comments
cheers,
.ari noviandi
(lagi nggak ada kerjaan).